Resensi Psikologi Anak Autis karya Tiwuk Dwi Hariyani dan Arif Siswanto

 

Bismillahirrahmanirrahim.

Qoutes :

“Setiap anak itu unik dengan kelebihan dalam diri masing-masing, sehingga butuh pelayanan pendidikan yang berbeda-beda. Kenali, sayangi, dan tuntun mereka dengan sabar dan konsisten”.

-Anon-

 

Cover Buku


Identitas Buku       

Judul                                        :  Psikolgi Anak Autis

Penulis                                      : Tiwuk Dwi Hariyani dan Arif Siswanto

Penyunting                              : Abd. Kholiq

Penata Letak                           : r.l. Lendo

Reviewer                                 : Ambhita Dhyaningrum, S.S., M.Hum

Ilustrator                                 : Aulia Rahmat SM

Desain Cover                          : Giyadi

Penerbit                                   : Relasi Inti Media

Kota Penerbit                           : Yogyakarta

Tahun                                       : 2019

 Jumlah Halaman                      :  297 Halaman

ISBN                                         : 978-602-0787-40-4

 

Rangkuman pengantar Buku:

Buku membahas sekilas tentang pengertian anak autis, penyebab anak autis dan jenis-jenis terapi bagi anak autis dengan peristilahan dan perspektif medis dan psikologi. Lebih menekankan pada jenis dan kegunaan terapi-terapi pada anak autis.

 

Analisis Bacaan/Buku :

Istilah dalam buku ini lebih ke perspektif medis daripada perspektif pendidikan, seperti masih menggunakan kata “penyakit, penderita, kerusakan, dan lainnya”. Berbanding jika menggunakan perspektif pendidikan untuk anak autis umumnya tidak menggunakan istilah penyakit, tapi sindroma.

Buku ini juga membahas sebab anak autis dari pre, natal, dan post natal ketika ibu mengandung sampai melahirkan anaknya. Mengingatkanku pada setiap pembelajaran perspektif anak berkebutuhan khusus di kampus juga membahas pre, natal, dan post natal, hehe. Buku ini juga tidak memutlakkan bahwa penyebab autis itu apa. Aku secara pribadi setuju bahwa sampai sekarang, penelitian lebih mengarah untuk mengetahui anak autis ada pada masa post natal. Perhatikan gejala yang timbul pada perkembangan di usia 3 tahun, apakah terjadi hambatan dalam perkembangan emosi perilaku, sosialisasi, dan komunikasi anak. Jika terjadi hambatan perkembangan sebaiknya ayah bunda konsultasi pada dokter anak/bidan/psikolog untuk memantau perkembangan anak. Jika di usia sekolah (5 tahun ke atas), konsultasikan ke guru, apakah terjadi hambatan dalam pendidikan anak dan segi sosialisasi anak ke anak lainnya.

 

Tentang Penulis :

Penulis 1:

Tiwuk Dwi Hariyani, S.Pd., M.Si, berprofesi sebagai guru sekolah dasar di sekolah inklusi Surakarta. Ibu Tiwuk pernah menempuh pendidikan S1 FKIP tahun 2000 dan S2 Bio Sains tahun 2013. Ibu Tiwuk juga aktif dalam menulis dengan menghasilakan 4 (empat) karya seperti di tahun 2017 menghasilkan karya berjudul “Sukses USM” dan “Sains SD Bilingual”. Ibu Tiwuk mulai menulis pada tahun 2015 dengan judul buku “Asmaul Husna” dan “Olimpiade SD” tahun 2016. Menurutku, ibu Tiwuk konsisten dalam menulis setiap tahunnya.

Penulis 2:

Arif Siswanto, SST. TW, MPH. Berprofesi sebagai dosen jurusan Terapi Wicara di Politeknik Kesehatan Surakarta. Pak Arif Siswanto juga seorang praktisi terapi wicara di Al-Azhar 21 Solo Baru. Seorang praktisi terapi wicara sepesialisasi kasus anak-anak dengan fokus gangguan bahasa dan bicara. Aktfi melakukan mobile screening unit pada kasus tumbuh kembang anak yang bekerjasama dengan institusi pendidikan luar biasa. Pak Arif menyelesaikan studi pendidikannya Diploma III Jurusan Okupasi, Diploma III Jurusan Terapi Wicara Politeknik Kesehatan (2009), Diploma IV Terapi wicara, dan S2 Magister of Public Health (2017). 

Penilaian Mengenai Cerita Ini :

Kelebihan

Ada glosarium, menjelaskan jenis-jenis terapis, dan klasifikasi jenis-jenis sindrom pada autis. Jenis kertas yang tebal menjadikan nilai + untuk  buku ini.

Kekurangan

Sedikit menggunakan gambar pendukung. Menurutku karena pembahasan yang terlalu medis sedikit membosankan, sebab paragraf-paragraf yang terlalu panjang dan pemilihan jenis huruf  terkesan kaku dan monoton. Butuh motivasi untuk enjoy membaca buku ini. Terdapat "typo" di buku ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Halusinasi Cerpen Arab Karya Najib Kailani diterjemahkan oleh Zuriyati

Resensi Seni Mendidik Anak Era 4.0 Karya Asti Musnan

Resensi Merindu Cahaya De Amstel