Resensi Buku Terjemahan 'The Power Of Charm'.
Bismillahirrahmanirrahim.
Identitas Buku Terjemahan in English to Bahasa
Judul
Buku in English : The Power Of Charm
Judul
Buku to Bahasa : The Magic Of Charm
Bagaimana Memenangkan Hati Setiap Orang di Setiap Situasi.
Penulis : Brian Trancy and Ron Arden
Penerjemah : Kania Dewi
Penyunting : Emil Salim
Jumlah
: 233 halaman
Penerbit : PT. Ufuk Publishing House
Cetakan
1 : Mei, 2011
ISBN : 978-602-9159-13-4
“Orang yang Memesona menghindari sikap tidak luwes, dan menghakimi. Mereka senang melihat dunia melalui mata orang lain, seperti halnya melalui mata mereka sendiri."
halaman 203.
Ringkasan buku
ketika seseorang bertanya padamu, baiknya jangan
langsung menjawab, tapi coba klarifikasi apa maksud penanya. seperti dibawah
ini;
Pertanyaan klarifikasi ;bagaimana maksudmu?/ apa
maksudmu, tepatnya?.
Beri jeda sebelum menjawab tiga sampai lima
detik. Keuntungan tindakan ini pertama, agar kamu tidak menyela teman mu, Jika
dia hanya berhenti sejenak untuk menata kembali pikirannya sebelum melanjutkan,
kemudiam memberi tahu teman mu bahwa apa yang dikatakannya sengat penting, dan
kamu pertimbangkan. Terakhir agar kamu benar-benar mendengar orang tersebut
tentang apa yang sungguh temann mu maksudkan.
Orang yang memesona salah satunya bisa menjadi
pendengar yang baik. Pembaca dapat menerapkan teknik mendengarkan efektif.
Teknik tersebut mencakup mendengarkan, berhenti sejenak, mengajukan pertanyaan
bijaksana, dan parafrasekan.Seorang yang memusatkan pendengaran, dan
perhatiannya khusus untuk mendengarkan cerita mu. Seorang yang mengembangkan
keterampilan sosial "Menyimak". Contoh Tokoh Memesona Cecil Wiliams
seorang Sutradara Theater Terkemuka, " dia membuka semua kata yang
diucapkannya menjadi bentuk dukungan, perhatian, minat, keterlibatan,
kepedulian yang dikomunikasikan oleh Cecil dengan hormat sebagai upaya
pertukaran ide, bukannya ajang persaingan.
pada salah satu bab juga ditegaskan saat
menjadi pendengar yang penuh perhatian, kita dapat melakukan penegasan Vokal
untuk memberitahukan pada pembicara bahwa kita menyimak, dan tidak bermaksud
mencela. seringkali tanpa sadar atau sadar, kita menanggapi pembicara orang
dengan kata "He-eh,Aah, Mmhmm" atau gunakan tips penegasan Verbal
seperti menanggapi dengan"Begitu", "Benarkah", "Ya
Begitulah."
Tentang Penulis
Brian Tracy, seorang pembicara bisnis Amerika, Penulis Terlaris, dan Konsultan terkemuka. Beliau merupakan rekan penulis, dengan Campbell Fraser, dari advanced Coaching Excellence Program.
Ron Arden, Pelatih Pidato terkemuka di Dunia, Penyutradaraan
, Profesor Seni Teater di AS, dan Luar Negeri. Peraih penghargaan The
Maurice Mascaraenhas Awards for Outstanding Resource, the William Soroka
Exceptional Leader Award, the Executive
Committee Worldwide”s Two Hundred Award, dan the “We Believe in Miracles Award”
from P.A.R.T.S.
Analisis
buku
Pada buku ini menyediakan beberapa Bab yang menarik menurutku seperti bab "mempesona seorang wanita, dan memesona seorang pria. pada setiap Bab, secara tidak langsung penulis mengajak pembaca untuk mencoba seseorang yang kita pikir memesona. penulis buku ini mengajak kita melakukan amati, tiru, dan modifikasi. mengingatkan aku pada mata kuliah di Kampus tentang modifikasi perilaku. seperti contoh pada kutipan di buku tersebut "pilihlah seseorang yang menurut kamu sudah memesona dan pikirkanlah bagaimana orang itu memperlakukan orang lain dalam percakapan," kemudian tiru perilaku itu.
Pada Bab 9, kekuatan Perhatian; aku menyimpulkan bahwa kita perlu menjadi pendengar yang penuh perhatian. kamu bisa tahu apakah orang tersebut "seorang pendengar yang penuh perhatian "dari perilaku, dan bahasa tubuh yang tampak atau ditunjukkanya." Sebab, pendengar dapat mengirimkan sinyal bahwa dia sedang mendengarkan dengan penuh perhatian cerita kamu.
Kelebihan
Pemilihan kata yang sederhanan, dan mudah dipahami. Tiap Bab memuat halaman yang sedikit, memudahkan pembaca jika ingin membaca di salah satu Bab yang menarik dibaca. Dilengkapi ilustrasi gambar sebagai penjelas. Diakhir Bab terdapat catatan berupa pedoman memesona seseorang.
Kekurangan
Pada
Bab 10 tentang sinyal pertama: Kontak mata, menurutku lingkup penjelasan
penulis masih untuk subjek atau pembaca umum. penulis kurang menjelaskan jika
kasus pendengar adalah individu Attention deficit hyperactivity
disorder (ADHD), dan Autis yang memiliki hambatan pada pusat perhatian
di khususkan pada kontak mata. sebaiknya penulis dapat menjelaskan lebih detail
bagaimana jika kasusnya pendengar atau pembicara memang memiliki hambatan
pemusatan perhatian. selanjutnya contoh teks kasus yang diberikan di akhir Bab,
pemilihan jenis huruf yang hampir-hampir mendekati tegak bersambung menyulitkan
pembaca memahami teks bacaan,

Komentar
Posting Komentar